Pernyataan Sikap
“INDONESIA DARURAT KEADILAN”
Penahanan yang dilakukan Mabes Polri terhadap dua pimpinan non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah jelas menciderai rasa keadilan. Meskipun polisi menyatakan sudah sesuai prosedur, yaitu memenuhi syarat obyektik dan subyektif untuk dilakukan penahanan, tetapi penahanan ini terlihat sangat dipaksakan. Penahanan ini tidak bisa dilepaskan begitu saja dari beredarnya transkrip rekaman yang menyebut nyebut nama nama petinggi di Kepolisian dan Kejaksaan Agung yang ujungnya terdapat dugaan rekayasa ‘Pembunuhan KPK’.
Sejak awal, proses hukum terhadap dua pimpinan KPK non aktif Bibit dan Chandra sudah menunjukkan keganjilan. Tuduhan yang diarahkan kepada keduanya berubah-ubah dari penyuapan, soal penyadapan, dan yang terakhir, keduanya dijadikan tersangka terkait pencekalan Anggoro Direktur PT Masaro yang kini menjadi buron KPK dan pencekalan Joko Chandra serta pemerasan. Penetapan tersangka ini jelas merupakan krinminalisasi terhadap kewenangan pimpinan KPK.
Satu hal yang tidak masuk akal lainnya adalah beredar informasi, Kabareskrim justru bertemu dengan Anggoro di Singapura yang telah berstatus buron. Sayangnya, hal ini tidak dilihat sebagai masalah oleh Kepolisian. Dalihnya, Anggoro adalah buronan KPK dan bukan buronan Kepolisian. Ini jelas logika yang tidak masuk akal.
Terkait dengan traksrip rekaman tersebut, dan faktanya memang banyak keganjilan, seharusnya aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan orang-orang yang disebut namanya dalam rekaman. Tapi, yang terjadi, justru Bibit dan Chandra ditahan. Langkah kepolisian ini jelas menunjukkan reaksi berlebihan dan jelas membahayakan demokrasi serta penegakan keadilan.
Melihat kondisi aparat penegak hukum yang semakin kalap sehingga hukum rentan disalahgunakan, maka kami menyatakan Indonesia Darurat Keadilan.
Persoalan ini sulit untuk diselesaikan oleh polisi dan Kejaksaan Agung karena adanya konflik kepentingan di kedua institusi tersebut. Apalagi setelah transkrip rekaman yang menunjukkan kedekatan antara petinggi kedua institusi dengan tersangka kasus korupsi yang ditangani KPK. Dengan demikian, penyelesaian dengan melakukan pengusutan menggunakan pendekatan normatif akan berujung pada kebuntuan karena rendahnya kepercayaan publik terhadap polisi dan jaka. Oleh karena itu, harus ada pihak lain yang independen, berintegritas dan memiliki kredibilitas di luar institusi penegak hukum yang bisa memberikan rekomendasi untuk menyelesaikan persoalan .
Oleh karena itu, kami mendesak Presiden untuk:
1. Membentuk Tim Penyelidik Independen untuk mengusut dugaan keterlibatan petinggi-petinggi Kepolisian dan Kejaksaan Agung dalam skenario penetapan tersangka Bibit dan Chandra.
2. Menonaktifkan pejabat-pejabat yang namanya disebut dalam transkrip rekaman untuk memudahkan pengusutan.
3. Apabila terbukti, maka pejabat tersebut harus diberhentikan dan diproses secara hukum.
Jakarta, 30 Oktober 2009
Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer
[PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
MARI BERSIKAP
Salam Perjuangan
Ilham Hadiana
PPI MIB 09/10
ada beberapa bahan dan beberapa link referensi...
Pada prinsipnya, kasus ini sangat penting, karena yang menjadi target bukanlah hanya dua orang pimpinan KPK non-aktif yang sekarang ditahan MABES Polri, tetapi pelemahan KPK.
Pernyataan Sikap
“INDONESIA DARURAT KEADILAN”
Penahanan yang dilakukan Mabes Polri terhadap dua pimpinan non aktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah jelas menciderai rasa keadilan. Meskipun polisi menyatakan sudah sesuai prosedur, yaitu memenuhi syarat obyektik dan subyektif untuk dilakukan penahanan, tetapi penahanan ini terlihat sangat dipaksakan. Penahanan ini tidak bisa dilepaskan begitu saja dari beredarnya transkrip rekaman yang menyebut nyebut nama nama petinggi di Kepolisian dan Kejaksaan Agung yang ujungnya terdapat dugaan rekayasa ‘Pembunuhan KPK’.
Sejak awal, proses hukum terhadap dua pimpinan KPK non aktif Bibit dan Chandra sudah menunjukkan keganjilan. Tuduhan yang diarahkan kepada keduanya berubah-ubah dari penyuapan, soal penyadapan, dan yang terakhir, keduanya dijadikan tersangka terkait pencekalan Anggoro Direktur PT Masaro yang kini menjadi buron KPK dan pencekalan Joko Chandra serta pemerasan. Penetapan tersangka ini jelas merupakan krinminalisasi terhadap kewenangan pimpinan KPK.
Satu hal yang tidak masuk akal lainnya adalah beredar informasi, Kabareskrim justru bertemu dengan Anggoro di Singapura yang telah berstatus buron. Sayangnya, hal ini tidak dilihat sebagai masalah oleh Kepolisian. Dalihnya, Anggoro adalah buronan KPK dan bukan buronan Kepolisian. Ini jelas logika yang tidak masuk akal.
Terkait dengan traksrip rekaman tersebut, dan faktanya memang banyak keganjilan, seharusnya aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan orang-orang yang disebut namanya dalam rekaman. Tapi, yang terjadi, justru Bibit dan Chandra ditahan. Langkah kepolisian ini jelas menunjukkan reaksi berlebihan dan jelas membahayakan demokrasi serta penegakan keadilan.
Melihat kondisi aparat penegak hukum yang semakin kalap sehingga hukum rentan disalahgunakan, maka kami menyatakan Indonesia Darurat Keadilan.
Persoalan ini sulit untuk diselesaikan oleh polisi dan Kejaksaan Agung karena adanya konflik kepentingan di kedua institusi tersebut. Apalagi setelah transkrip rekaman yang menunjukkan kedekatan antara petinggi kedua institusi dengan tersangka kasus korupsi yang ditangani KPK. Dengan demikian, penyelesaian dengan melakukan pengusutan menggunakan pendekatan normatif akan berujung pada kebuntuan karena rendahnya kepercayaan publik terhadap polisi dan jaka. Oleh karena itu, harus ada pihak lain yang independen, berintegritas dan memiliki kredibilitas di luar institusi penegak hukum yang bisa memberikan rekomendasi untuk menyelesaikan persoalan .
Oleh karena itu, kami mendesak Presiden untuk:
1. Membentuk Tim Penyelidik Independen untuk mengusut dugaan keterlibatan petinggi-petinggi Kepolisian dan Kejaksaan Agung dalam skenario penetapan tersangka Bibit dan Chandra.
2. Menonaktifkan pejabat-pejabat yang namanya disebut dalam transkrip rekaman untuk memudahkan pengusutan.
3. Apabila terbukti, maka pejabat tersebut harus diberhentikan dan diproses secara hukum.
Jakarta, 30 Oktober 2009
Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupSmall Business Group
Share experiences
with owners like you
The place to go
to stay informed
on Groups news!
Mental Health Zone
Mental Health
Learn More
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
Mantab!
com >
Salam perjuangan Bung!
Mari bersikap.
kita yg sedang studi dan menyiapkan kontribusi utk kejayaan Indonesia, harus lebih proaktif utk memperbaiki kondisi di tanah air dari sekarang. walaupun masih di UK. karena disanalah tempat mengimajinasikan identitas kita.
agar jangan sampai setelah selesai studi/tugas nanti kita malah malas pulang, dengan alasan "Indonesia nggak kondusif", "nggak menghargai kita".. padahal kita belum berbuat apa2 utk memperbaikinya.
saya mendukung seruan ketua PPI Birmingham agar pimpinan PPI UK dan PPI utk mengambil sikap progresif utk penegakan hukum dan "percepatan pemberantasan korupsi" di Indonesia. Bukan sekadar "pencegahan korupsi" seperti yg mjd agenda pemerintahan SBY skrg ini..
secara korupsi adalah extra ordinary crime, maka harus ada upaya progresif yg sistematis utk memberantasnya. harus cepat juga.
salam,
badar,-
2009/10/31 Ilham Hadiana <ilham_39@yahoo.
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your Groupon Yahoo! Groups
Get support and
make friends online.
Auto Enthusiast Zone
Discover Car Groups
Auto Enthusiast Zone
The place to go
to stay informed
on Groups news!
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
--- On Sat, 10/31/09, badar mahfudz <badarmahfudz@
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your Groupon Yahoo! Groups
Find people who are
crazy about cats.
the best source
for the latest
scoop on Groups.
Spotlight on Kids
Hollywood families
share stories
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
Wassalam,
Wita W.
Reading
--- On Sat, 10/31/09, Eddie Melatunan <eddiemelatunan@
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupGiveWell.net
Identifying the
best non-profits
on Yahoo! Groups
Join the challenge
and lose weight.
in the spotlight
Their moms
share secrets
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
Menurut saya, saat ini nasi sudah matang maka jangan kita tunggu lagi sampai jadi bubur, sebab kebanyakan orang yang dirawat di rumah sakit makanannya adalah bubur. Kita tentu tidak ingin menjadi orang sakit.
Bagaimana mas Angga, mas Adiwan, dan ketua-ketua PPI cabang lainnya?
Salam hangat,
Ilham Hadiana
PPI MIB 09/10
From: Eddie Melatunan <eddiemelatunan@
To: PPIUK@yahoogroups.
Sent: Saturday, October 31, 2009 21:09:52
Subject: Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
--- On Sat, 10/31/09, badar mahfudz <badarmahfudz@ gmail.com> wrote:
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupGroup get-together
Host a free online
conference on IM.
Small Business Group
Improve your business
by community exchange
Food Bank
Feeding America
in tough times
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
kawan PPI se-UK yang berbahagia,sementara rakyat sudah bergerak lebih progresif..kadang jarak geografis menjadi jarak psikologis juga untuk beberapa diantara kita untuk peduli terhadap dinamika di tanah air. semoga proses berpikir kita akan memberi kematangan dan hasil yang lebih baik.
s.com/read/2009/11/01/151435/1232745/10/bisa-jadi-people-power-sby-diimbau-tak-remehkan-dukungan-rakyat
baiklah, marilah kita masih berdiskusi..
satu hal saja, semoga kita tidak tertinggal hanya karena takut atau ragu..
sekadar ingin berbagi info, betapa dinamika di tanah air sudah melampaui diskusi-diskusi kita..
sila disimak berita detik.com dibawah..
http://www.detiknew
Minggu, 01/11/2009 15:14 WIB
Chandra & Bibit Ditahan
Bisa Jadi People Power, SBY Diimbau Tak Remehkan Dukungan Rakyat
Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta tidak meremehkan dukungan tokoh dan masyarakat terhadap Wakil Ketua nonaktif KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Sebab, bila tidak mampu dibendung dan diredam, dukungan itu bisa berpotensi menjadi kekuatan rakyat yang besar.
"Dukungan rakyat bila tidak mampu dibendung dan diredam oleh Presiden, dengan berlalunya waktu, berpotensi untuk berubah menjadi kekuatan rakyat atau people power," kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana kepada detikcom, Minggu (1/11/2009).
Hikmahanto mencontohkan, pada tahun 1986, kekuatan rakyat di Filipina berhasil melengserkan Ferdinand Marcos dari kekuasaannya. Di Indonesia, mantan Presiden Soeharto lengser pada tahun 1998 oleh kekuatan rakkat pula.
"Dari berbagai pengalaman, kekuatan rakyat tidak mungkin dihadapi dengan kekuasaan. Kalaupun kekuasaan efektif menghadapi kekuatan rakyat maka hanya efektif untuk memperlambat jatuhnya suatu rezim kekuasaan. Ini yang terjadi saat ini di Myanmar terhadap Aung San Suu Kyi," tandasnya.
Menurut mantan Anggota Panitia Seleksi Pimpinan KPK 2007-2011 ini, pernyataan SBY pada Jumat (30/10/2009) pekan lalu terkait penahanan Bibit dan Chandra tidak mampu menyurutkan dukungan masyarakat terhadap keduanya. Begitu pula dengan penjelasan Kapolri Jendral Bambang Hendarso Danuri (BHD) mengenai tindakan kepolisian, tidak membuat publik puas.
Sebaliknya, Bibit dan Chandra justru meraih lebih banyak dukungan. Masyarakat telah menjadikan keduanya sebagai simbol. Kenyataan ini harus menjadi perhatian bagi presiden. SBY harus sensitif dengan perkembangan yang berubah tiap detik.
"Presiden harus mewaspadai gejala dukungan rakyat berubah menjadi kekuatan rakyat," Hikmahanto mengingatkan. (irw/iy)
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupGroup get-together
Host a free online
conference on IM.
Mental Health Zone
Schizophrenia groups
Find support
The place to go
to stay informed
on Groups news!
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
saat ini mayoritas yang menentang masih dari kalangan elit-intelektual walau dengar dengar beberapa partai sudah menggulirkan ide hak angket untuk kasus century. parpol, walaupun banyak yang berkoalisi, tetapi akan mundur juga kalau pemerintahan terdeligitimasi. yang akan mereka lakukan adalah memajukan agenda mereka sendiri dan bukannya agenda penegakan hukum. sejujurnya saya khawatir ini bermuara kepada krisis politik. kita sudah punya pengalaman beberapakali dengan pemberhentian presiden dan ongkos yang dibayar sangatlah besar.
untuk waktu dekat ini saya kira jalan tengahnya adalah dengan mendukung ide tim independen, melakukan gelar perkara dan mendukung pembebasan 2 komisioner kpk itu dari tahanan. tapi lebih dari itu, sebaiknya kita berhati hati.
salam, mova
UNESCO Centre for Water Law, Policy and Science
University of Dundee, UK
http://alafghani.
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupAuto Enthusiast Zone
Discover Car Groups
Auto Enthusiast Zone
Small Business Group
Own a business?
Connect with others.
Spotlight on Kids
Hollywood families
share stories
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
http://www.detiknews.com/read/2009/11/02/001055/1232831/10/usulan-tim-pencari-fakta-direspon-baik-presiden?991102605
Bibit & Chandra Ditahan
Usulan Tim Pencari Fakta Direspon Baik Presiden
Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta - Pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama sejumlah tokoh malam ini terkait kasus penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah menghasilkan 3 rekomendasi. Salah satunya adalah soal pembentukan tim pencari fakta.
"Tadi direspon baik (rekomendasi yang diberikan) tapi mungkin hasil rekomendasi tidak diberikan, diendapkan dulu. Mungkin besok pagi akan segera dikeluarkan," ujar Menko Polhukam, Djoko Suyanto, di Wisma Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2009) malam.
Menurut Djoko, bagaimana tugas tim pencari fakta telah dirumuskan. Namun, Presiden belum menunjuk siapa saja yang akan mengisi tempat dalam tim pencaari fakta tersebut.
"Rekomendasi person belum akan tetapi bayangan kalangan mana saja sudah ada tadi," terang jenderal bintang empat tersebut.
Sekitar pukul 21.00 WIB Presiden SBY mengundang empat tokoh naional yaitu, Sekjen Transparancy International Indonesia Teten Masduki, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, Rektor Universitas UIN Syarif Hidayatullah dan Guru Besar Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwanto.
Dalam pertemuan tersebut keempat tokoh menyampaikan tiga rekomendasi kepada presiden SBY terkait kasus Bibit dan Chandra. Ketiga rekomendasi tersebut adalah usulan gelar perkara, pembentukan tim independen, dan transparansi proses hukum.
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupGive a laptop
Get a laptop: One
laptop per child
Mom Power
Kids, family & home
Join the discussion
Y! Groups blog
Stay up to speed
on all things Groups!
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupWant a quick chat?
Chat over IM with
group members.
Spotlight on Kids
Hollywood families
share stories
for Moderators
on the Yahoo!
Groups team blog.
Re: [PPIUK] Seruan Untuk PPI UK dan PPI se-UK
--- On Sun, 1/11/09, hensi margaretta <hmargaretta@
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
permintaan bantuan/informasi
* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.
* Website http://www.PPIUK.org
Informasi untuk pelajar/calon pelajar
Indonesia - United Kingdom
* Disclaimer:
http://www.PPIUK.org/disclaimer.php
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
-
2
New Members
Visit Your GroupStop Cyberbullying
Keep your kids
safe from bullying
on Yahoo! Groups
Share pictures &
stories about cats.
Small Business Group
Share experiences
with owners like you
Partner & Sponsor