You are hereForums / Groups / [PPIUK] Gamelan Hampir Mati di Djawa

[PPIUK] Gamelan Hampir Mati di Djawa


Rasahgelo's picture

By Rasahgelo - Posted on 26 December 2009

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">   <!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~-->
<!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~-->

http://hurek.blogspot.com/2009/12/gamelan-hampir-mati.html

Gamelan Hampir Mati di Djawa

Lambertus Hurek

Tadi saja baru lihat di koran KOMPAS edisi Djawa Timur ada gambar orang Amerika Serikat lagi mendalang. Dia pakai pakaian adat Djawa lajaknya dalang2 wajang kulit biasa. Tidak ada tjerita lebih djauh di koran. Tapi saja bisa membajangkan Tuan Amerika itu bisa mendalang dengan baik. Standarlah!

Seperti biasa, saja lalu bandingkan dengan anak2 muda zaman sekarang di Surabaja, Sidoardjo, Gresik. Saja djuga perhatikan atjara2 di televisi. Mana ada jang suka wajang kulit? Mana ada program kesenian tradisional di televisi? Tak usah djadi dalang, karena itu sulit dan butuh latihan lamaaaa... dan bakat jang sangat besar. Tjukup djadi penikmat sadja deh!

Wow, sangat sedikit orang2 muda jang suka nonton wajang kulit dengan sinden2 jang aju dan kadang2 genit. "Orang Djawa sudah hilang kedjawaannja," berkata Pak Harjadji, pelukis senior jang masih suka kesenian tradisional.

"Orang Djawa tinggal tiga," kata Ibu Siti Rijati, pelukis tua djuga, jang saya adjak omong2 di rumahnya, Ngagel Djaja Selatan Surabaja. "Dulu orang2 Djawa banyak di kompleks perumahan ini, sekarang tinggal tiga. Dulu orang Djawa suka gamelan, wajang kulit... sekarang nggak gitu lagi."

Musik gamelan adalah musik jang indah. Begitu antara lain tulisan Djoko Pitono, wartawan senior, pengamat bahasa dan kebudajaan di Radar Surabaja edisi 15 November 2009. Begitu bagusnja musik gamelan--bagi jang suka tentu sadja--orang bisa menikmati musik ala Djawa ini ber-djam2 lamanja. Semalam suntuk duduk manis untuk mendengar musik plus melirik tante2 sinden berolah suara.

Bahkan, sedjak dulu orang2 Barat jang punja tradisi musik berbeda ikut senang dengan gamelan. Mereka bahkan beladjar, menekuni, dan akhirnya mahir main musik Djawa. Djoko Pitono menjebut nama George McTurnan Kahin (1918-2000), ahli politik dari Amerika Serikat. Tuan Kahin ini sangat piawai dalam studi Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Nah, beliau ini ikut mempopulerkan gamelan dan wajang kulit di kampusnya, Universitas Cornell di Amerika sana.

Bahwa sekarang sudah mulai muncul orang2 Amerika jang bisa main gamelan, djadi dalang, itu antara lain berkat djasa almarhum George Kahin. Barangkali di telinga orang2 Barat jang modern itu, gamelan ibarat musik dari surga, musiknja para dewa. Eksotis. Beda dengan musik klasik Barat, jazz, rock, pop, soul, hip-hop... jang disebarkan secara masif di seluruh dunia. Musik hiburan ala Barat jang sekarang bikin mabuk anak2 muda di seluruh dunia ini.

Jah, mau bilang apa lagi? Dunia memang sudah berubah luar biasa. Musik gamelan jang katanja indah dan eksotik itu sudah hampir musnah. Anak2 muda di Djawa sudah kurang berminat. Bahkan, tidak punja apresiasi sedikit pun pada kesenian adilihung warisan nenek mojangnja.

Djoko Pitono menulis:

"Banjak orang Djawa sendiri jang asing dengan gamelan. Bahkan, ada orang Djawa jang mengharamkannja. Tidak sedikit anak2 muda Djawa jang seolah antipati dengan musik gamelan. Telinga mereka tak mau menerima musik tradisional ini...."

<!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~-->
__._,_.___
<!------- Start Nav Bar ------> <!-- |**|begin egp html banner|**| --> <!-- |**|end egp html banner|**| --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| --> ------------------------------------------------------
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
  informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
  permintaan bantuan/informasi

* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.

* Website  http://www.PPIUK.org
  Informasi untuk pelajar/calon pelajar
  Indonesia - United Kingdom

* Disclaimer:
  http://www.PPIUK.org/disclaimer.php

<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- ygrp-msg --> <!-- Sponsor --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- Start Recommendations -->
<!-- End Recommendations -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
.

__,_._,___
<!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!-- end group email -->
Tags
Ilham Hadiana's picture
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">   <!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~-->
<!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~-->

Salam,


Mas rasahgelo (sori ga tahu nama aslinya...) dan rekan2 pelajar dan masyarakat Indonesia se-UK, justru fenomena menarik terjadi di Birmingham. Di saat kami semua jauh dari tanah air dan justru semakin dekat secara fisik dengan budaya barat, peminat gamelan justru sangat tinggi. Berangkat dari keprihatinan yang sama yaitu melihat begitu banyak grup gamelan di UK tapi yang memainkannya orang2 bule semua dan kebetulan ada rekan kami di Birmingham yang (katanya) sedikit mengerti bagaimana cara memainkan gamelan (padahal sebenarnya kalo saya perhatikan ngerti banget), maka PPI MIB berinisiatif mengadakan latihan rutin setiap hari Sabtu dengan menyewa fasilitas gamelan kepunyaan salah satu sekolah di Birmingham. Alhamdulillah ternyata peminatnya sangat banyak, meskipun masih harus dibuktikan dengan berjalannya waktu karena baru kurang lebih sebulan kami mengadakannya. Namun saya optimis konsistensi rekan2 di Birmingham untuk memajukan budaya Indonesia dengan terlebih dahulu mengenal dan tahu cara mempraktekkannya akan senantiasa terjaga (insya Allah). Bahkan rencananya mulai bulan Januari kami juga akan mengadakan latihan tari Saman (Aceh).

Inilah secuil upaya kami di Birmingham untuk berupaya melestarikan dan (kalau memungkinkan) mempromosikan budaya Indonesia. Jangan sampai nanti ketika sudah diklaim oleh negara lain kita baru ribut2, padahal sebelumnya mau tahu dan belajar tentang budaya Indonesia pun tidak.


Ilham Hadiana
PPI MIB


From: rasahgelo <rasahgelo@yahoo.com>
To: PPIUK@yahoogroups.com
Sent: Friday, December 25, 2009 16:03:43
Subject: [PPIUK] Gamelan Hampir Mati di Djawa

 

http://hurek. blogspot. com/2009/ 12/gamelan- hampir-mati. html

Gamelan Hampir Mati di Djawa

Lambertus Hurek

Tadi saja baru lihat di koran KOMPAS edisi Djawa Timur ada gambar orang Amerika Serikat lagi mendalang. Dia pakai pakaian adat Djawa lajaknya dalang2 wajang kulit biasa. Tidak ada tjerita lebih djauh di koran. Tapi saja bisa membajangkan Tuan Amerika itu bisa mendalang dengan baik. Standarlah!

Seperti biasa, saja lalu bandingkan dengan anak2 muda zaman sekarang di Surabaja, Sidoardjo, Gresik. Saja djuga perhatikan atjara2 di televisi. Mana ada jang suka wajang kulit? Mana ada program kesenian tradisional di televisi? Tak usah djadi dalang, karena itu sulit dan butuh latihan lamaaaa... dan bakat jang sangat besar. Tjukup djadi penikmat sadja deh!

Wow, sangat sedikit orang2 muda jang suka nonton wajang kulit dengan sinden2 jang aju dan kadang2 genit. "Orang Djawa sudah hilang kedjawaannja, " berkata Pak Harjadji, pelukis senior jang masih suka kesenian tradisional.

"Orang Djawa tinggal tiga," kata Ibu Siti Rijati, pelukis tua djuga, jang saya adjak omong2 di rumahnya, Ngagel Djaja Selatan Surabaja. "Dulu orang2 Djawa banyak di kompleks perumahan ini, sekarang tinggal tiga. Dulu orang Djawa suka gamelan, wajang kulit... sekarang nggak gitu lagi."

Musik gamelan adalah musik jang indah. Begitu antara lain tulisan Djoko Pitono, wartawan senior, pengamat bahasa dan kebudajaan di Radar Surabaja edisi 15 November 2009. Begitu bagusnja musik gamelan--bagi jang suka tentu sadja--orang bisa menikmati musik ala Djawa ini ber-djam2 lamanja. Semalam suntuk duduk manis untuk mendengar musik plus melirik tante2 sinden berolah suara.

Bahkan, sedjak dulu orang2 Barat jang punja tradisi musik berbeda ikut senang dengan gamelan. Mereka bahkan beladjar, menekuni, dan akhirnya mahir main musik Djawa. Djoko Pitono menjebut nama George McTurnan Kahin (1918-2000), ahli politik dari Amerika Serikat. Tuan Kahin ini sangat piawai dalam studi Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Nah, beliau ini ikut mempopulerkan gamelan dan wajang kulit di kampusnya, Universitas Cornell di Amerika sana.

Bahwa sekarang sudah mulai muncul orang2 Amerika jang bisa main gamelan, djadi dalang, itu antara lain berkat djasa almarhum George Kahin. Barangkali di telinga orang2 Barat jang modern itu, gamelan ibarat musik dari surga, musiknja para dewa. Eksotis. Beda dengan musik klasik Barat, jazz, rock, pop, soul, hip-hop... jang disebarkan secara masif di seluruh dunia. Musik hiburan ala Barat jang sekarang bikin mabuk anak2 muda di seluruh dunia ini.

Jah, mau bilang apa lagi? Dunia memang sudah berubah luar biasa. Musik gamelan jang katanja indah dan eksotik itu sudah hampir musnah. Anak2 muda di Djawa sudah kurang berminat. Bahkan, tidak punja apresiasi sedikit pun pada kesenian adilihung warisan nenek mojangnja.

Djoko Pitono menulis:

"Banjak orang Djawa sendiri jang asing dengan gamelan. Bahkan, ada orang Djawa jang mengharamkannja. Tidak sedikit anak2 muda Djawa jang seolah antipati dengan musik gamelan. Telinga mereka tak mau menerima musik tradisional ini...."

<!-- cg18.c2.mail.re1.yahoo.com compressed/chunked Sat Dec 26 00:04:38 PST 2009 -->


Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!

<!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~-->
__._,_.___
<!------- Start Nav Bar ------> <!-- |**|begin egp html banner|**| --> <!-- |**|end egp html banner|**| --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| --> ------------------------------------------------------
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
  informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
  permintaan bantuan/informasi

* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.

* Website  http://www.PPIUK.org
  Informasi untuk pelajar/calon pelajar
  Indonesia - United Kingdom

* Disclaimer:
  http://www.PPIUK.org/disclaimer.php

<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- ygrp-msg --> <!-- Sponsor --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- Start Recommendations -->
<!-- End Recommendations -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
.

__,_._,___
<!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!-- end group email -->
hensi_m's picture
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">   <!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~-->
<!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~-->

cukup menginspirasi nih PPI Birmingham..moga saja bisa tertular ke PPI York.
oya, di York ada tim gamelan terkenal namanya Sekar Petak. Biasanya sering show kemana-mana, yg punya adalah Dept Art dsini. Dulu sih professornya pernah belajar khusus ke Yogya untuk mendalami gamelan..

walaupun SDM (n resource yg lain) York sedikit, dg segala keterbatasan yg ada, kami mulai memperkenalkan n melestarikan kebudayaan yg ada..

jayalah Indonesiaku!!

hensi
PPI York

<!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~-->
__._,_.___
<!------- Start Nav Bar ------> <!-- |**|begin egp html banner|**| --> <!-- |**|end egp html banner|**| --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| --> ------------------------------------------------------
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
  informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
  permintaan bantuan/informasi

* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.

* Website  http://www.PPIUK.org
  Informasi untuk pelajar/calon pelajar
  Indonesia - United Kingdom

* Disclaimer:
  http://www.PPIUK.org/disclaimer.php

<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- ygrp-msg --> <!-- Sponsor --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- Start Recommendations -->
<!-- End Recommendations -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
.

__,_._,___
<!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!-- end group email -->
Rasahgelo's picture
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">   <!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~-->
<!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~-->

--- In PPIUK@yahoogroups.com, Ilham Hadiana <ilham_39@...> wrote:
>
> Inilah secuil upaya kami di Birmingham untuk berupaya melestarikan dan (kalau memungkinkan) mempromosikan budaya Indonesia. Jangan sampai nanti ketika sudah diklaim oleh negara lain kita baru ribut2, padahal sebelumnya mau tahu dan belajar tentang budaya Indonesia pun tidak.
>

pak ilham,

saya sangat suka dengan paragraf di atas.

tentang latihan gamelan PPI MIB di Birmingham, apakah orang luar Birmingham diperbolehkan ikut latihan?

terima kasih.

<!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~-->
__._,_.___
<!------- Start Nav Bar ------> <!-- |**|begin egp html banner|**| --> <!-- |**|end egp html banner|**| --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| --> ------------------------------------------------------
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
  informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
  permintaan bantuan/informasi

* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.

* Website  http://www.PPIUK.org
  Informasi untuk pelajar/calon pelajar
  Indonesia - United Kingdom

* Disclaimer:
  http://www.PPIUK.org/disclaimer.php

<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- ygrp-msg --> <!-- Sponsor --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- Start Recommendations -->
<!-- End Recommendations -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
.

__,_._,___
<!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!-- end group email -->
indrasoeharto's picture
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">   <!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~-->
<!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~-->

Bung Ilham,
Bravo untuk PPI MIB!

Saya juga sempat menulis catatan kecil mengenai gamelan di Inggris raya ini.

Monggo bisa disimak disini:

http://wisata.kompasiana.com/2009/12/07/nonton-wayang-di-negeri-orang/

Mudah-mudahan yang sudah dimulai PPI MIB bisa menular ke PPI-PPI lain.

Salam,

Indra
Manchester

--- In PPIUK@yahoogroups.com, Ilham Hadiana <ilham_39@...> wrote:
>
>
> Inilah secuil upaya kami di Birmingham untuk berupaya melestarikan dan (kalau memungkinkan) mempromosikan budaya Indonesia. Jangan sampai nanti ketika sudah diklaim oleh negara lain kita baru ribut2, padahal sebelumnya mau tahu dan belajar tentang budaya Indonesia pun tidak.
>
>
> Ilham Hadiana
> PPI MIB
>

<!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~-->
__._,_.___
<!------- Start Nav Bar ------> <!-- |**|begin egp html banner|**| --> <!-- |**|end egp html banner|**| --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| --> ------------------------------------------------------
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
  informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
  permintaan bantuan/informasi

* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.

* Website  http://www.PPIUK.org
  Informasi untuk pelajar/calon pelajar
  Indonesia - United Kingdom

* Disclaimer:
  http://www.PPIUK.org/disclaimer.php

<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- ygrp-msg --> <!-- Sponsor --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- Start Recommendations -->
<!-- End Recommendations -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
.

__,_._,___
<!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!-- end group email -->
Nayarini Estiningsih's picture
<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/strict.dtd">   <!--~-|**|PrettyHtmlStartT|**|-~-->
<!--~-|**|PrettyHtmlEndT|**|-~-->

FYI. Cambridge Music School juga menyelenggarakan kursus gamelan gratis, dikelola oleh bule-bule, dan sering tampil di acara-acara yg melibatkan warga Indonesia di Cambridge dan sekitarnya. Ada rasa malu juga saya asli Jawa tapi nonton gamelan yg nembang Dandanggulo dan Asmorodono koq orang asing. Jadi saya putuskan akan bergabung term depan. Lucu juga orang Jawa belajar gamelan di Inggris yg ngajar orang bule :-)
 
rini-cambridge


From: Indra <indrasoeharto@yahoo.com>
To: PPIUK@yahoogroups.com
Sent: Sat, 26 December, 2009 20:16:26
Subject: Re: Harapan kecil dari Birmingham (was: [PPIUK] Gamelan Hampir Mati di Djawa)

 

Bung Ilham,
Bravo untuk PPI MIB!

Saya juga sempat menulis catatan kecil mengenai gamelan di Inggris raya ini.

Monggo bisa disimak disini:

http://wisata. kompasiana. com/2009/ 12/07/nonton- wayang-di- negeri-orang/

Mudah-mudahan yang sudah dimulai PPI MIB bisa menular ke PPI-PPI lain.

Salam,

Indra
Manchester

--- In PPIUK@yahoogroups. com, Ilham Hadiana <ilham_39@.. .> wrote:
>
>
> Inilah secuil upaya kami di Birmingham untuk berupaya melestarikan dan (kalau memungkinkan) mempromosikan budaya Indonesia. Jangan sampai nanti ketika sudah diklaim oleh negara lain kita baru ribut2, padahal sebelumnya mau tahu dan belajar tentang budaya Indonesia pun tidak.
>
>
> Ilham Hadiana
> PPI MIB
>

<!--//-->

<!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~-->
__._,_.___
<!------- Start Nav Bar ------> <!-- |**|begin egp html banner|**| --> <!-- |**|end egp html banner|**| --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- |**|begin egp html banner|**| --> ------------------------------------------------------
* Mari kita gunakan Tags [INFO] untuk setiap
  informasi, dan [BUTUH INFO] untuk setiap
  permintaan bantuan/informasi

* Milis PPI-UK tidak menerima attachment.

* Website  http://www.PPIUK.org
  Informasi untuk pelajar/calon pelajar
  Indonesia - United Kingdom

* Disclaimer:
  http://www.PPIUK.org/disclaimer.php

<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
<!-- ygrp-msg --> <!-- Sponsor --> <!-- |**|begin egp html banner|**| -->
<!-- Start Recommendations -->
<!-- End Recommendations -->
<!-- |**|end egp html banner|**| -->
.

__,_._,___
<!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlStart|**|-~--> <!--~-|**|PrettyHtmlEnd|**|-~--> <!-- end group email -->

About Rasahgelo