You are hereForums / Campaign / Kampanye Calon Ketua PPIUK 2009 / Parawansa Assoniwora / Pertanyaan untuk Bung Ancha
Pertanyaan untuk Bung Ancha
Salam Mas Ancha, atau mungkin saya lebih cocok memanggil dengan Daeng Ancha, org bugis tho?? Sblm mendapat persetujuan, saya memanggilny Bung Ancha saja d.
Perkenalkan nama saya Irsan Pawennei, ada keturunan Bugis, khususnya dari Watampone :) Saya ada beberapa pertanyaan. Tlg pertanyaannya dijawab dengan lugas dan padat, saya tau tipikal orang sulsel slalu bgitu kn harusnya :)
1) Bung Ancha selalu mendengung-dengungkan kata2 Perubahan, namun saya melihat dari proker yg diusulkan oleh Bung Ancha, belum terlihat adanya program2 yg membawa perubahan yg signifikan, masih cenderung mengikuti program2 yg sudah ada di tahun kmrn atau tahun2 sblmnya.
2) Saya melihat semua kata demi kata setiap comment yg dlontarkan Bung Ancha, dimana Bung Ancha selalu mengatakan mengenai PPI cabang, tetapi tidak pernah mengatakan PPI perwakilan, mengapa?? Apakah Bung Ancha tidak menganggap eksistensi PPI perwakilan? Sekedar penasaran saja, apakah bung ancha tau ada berapa PPI cabang dan PPI perwakilan di UK saat ini? Kalau calon presiden RI ditanyakan berapa banyak propinsi di Indonesia saja harusnya tau kn ya :)
3) Apakah pernah Bung Ancha berdiskusi dengan Ketua PPI-UK saat ini (Ado) ataupun jajarannya di kepengurusan PPI-UK pusat saat ini mengenai bagaimana kondisi PPI-UK?
4) Sebutkan 3 Kriteria utama yg seharusnya dimiliki seseorang agar dapat dikatakan sosok pemimpin yg ideal, dan urutkan berdasarkan tingkat keutamaannya? Kemudian dari 3 kriteria tersebut, tlg sebutkan kriteria mana sajakah yg sudah Anda miliki dan mengapa Anda yakin demikian?
Kira2 segitu dahulu pertanyaan dari saya.
Regards,
Irsan Pawennei
PS: Bung Ancha bisa buat barongko yg enakk gak?? Makanan fav saya sedari kecill ituu :)

Menanggapi PS-nya dulu yaaa hehehehe...
BARONGKO, waduh enakkkkkkkk banget bung hehehehe..Tapi sayang, Gk bisa buat bung...maaf yaa...Kalo' itu makanan Favoritnya bung....Kalo' saya namanya BOLPEC ada BOLU PECAK ("K" dibaca dengan lemah"...hehehehehhe...)
Jawaban 1: Untuk program yang bung sebut perubahan, akan saya paparkan pada bagain kampanye Akhir nanti.....atau mungkin di Leeds....Sabar yaa bung....Oh iya, bocoran dikit...Mungkin akan sama, tapi saya seh melihtanya "Serupa tapi tak sama"....Tapi, sekali lagi..Tunggu aja....
jawaban 2: Oh, makasih atas masukkany bung...Iya, saya tau tentang cabang dan perwakilan, tapi....Saya harus mengecek jawaban saya dulu..sepertinya, ada beberapa saya sebut PPI Perwakilan juga......Kalo' sampai terlupa, saya mengambil generalisasi aja, artinya PPI di Uk yang menajdi Sub-ordinatnya PPI-UK.
Jawaban 3: Saya belum berdiskusi khusus dengan Bung Ado, atau pengurus yang lainnya.....Makasih juga atas sarannya yang ini.
Jawaban 4: Nah, ini dia pertanyaan yang berat hehehehe....Sebelum saya jawab, saya mau ungkapkan dikit ttg diri saya. Begini mas Ihsan. Jujur...sejujur-jujurnya, saya itu Tidak Belum Pernah Ikut yang Namanya Pelatihan Leadership, walau acara seperti ini banyak juga di NGO, tapi...beberapa kali saya menjadi pembicara, atau fasilitator acar seperti ini. Aneh yaa bung......hahahahhhaha, Sehingga..Jawaban saya hanya lahir dari apa yang saya rasakan, bukan dari referensi baku ttg Kepemimpinan.
Well, 3 Kriteria utama seorang pemimpin adalah: Pertama, menghargai Keberagaman (termasuk, keberagaman idiologi, Agama, Suku dan sikap politik), Kedua, menjunjung tinggi nilai2 kolektifitas (maksud saya disini adalah, misalnya ketua PPI-UK adalah bung Ihsan, bung adalah ketua, tp bung bukan PPI-UK, artinya bahwa segala yang menyangkut putusan untuk bersama itu menjadi putusan kolektif, sehingga pertanggung jawabannya pun adalah kolketif. Nah, untuk menilai Pemimpnya, adalah bagiaman dia memimpin kolektifitas ini), Ketiga, Menjunjung transfaransi dan akutanbilitas Organisasi bagi setiap anggotanya.
Saya yakin saya memiliki ketiganya. Knp?, karena selama ini, begitulha gaya saya memimpin....Tapi, idelanya...Penilaian itu bukan dari saya......(Saya paling suka dikritik bung, sehingga pernah suatu saat temen saya complain, katanya "Ancha, kau ini mau enak aja dapat kritikan, kasih kita juga dong, biar ada evaluasi diri" hahahahahaha...Tapi, entah kenapa, saya sulit beri kritikan kalo' diminta...Tapi, ketika berproses, ini saya lakukan kok...hehehhee
Kira2 begitu juga dulu jawaban saya bung....(maaf kalo' ada yang tertinggal)
Salam Ceria,
ANCHA
Sorry baru sempat balas lg, kmrn terserang sakit dan memaksakan main di atdikbud cup jg :p
Oww iya, nama saya Irsan, bukan Ihsan, klo Ihsan ada nama organisasi d UK jg kn :P
No. 1: Hwaduhh bung, jadi saya harus menunggu sampai mubes?? Ini bocoran jg y, nampaknya kalau saya dengar2 dr tahun2 sblmnya, biasanya setiap perwakilan dr ppi cabang/perwakilan sudah menentukan pilihannya terlebih dahulu 1-2 hari sblm mubes dengan berdiskusi bersama rekan2nya masing2 di kota2nya masing..
Jadi saya harap jangan nunggu sampai Mubes lahh bung, udah telat itu.. Skrg sajalah dbukanya, apa perubahannya?? Jadi maksudnya program kerja yg dposting d website ini sbnrnya belum rampung dan masih ada tambahan2nya y?
No.2: Okok kalau Bung menjawab dengan jujur bahwa tidak sengaja terlupakan, saya terima dengan senang hati jawabannya..
No.3: Ini menyangkut soal nomor 1.. Bung Ancha mendengungkan kata2 perubahan, tetapi belum pernah berdiskusi dengan Ado mengenai kelemahan2 pada kepengurusan sebelumnya. Lalu bagaimana caranya Bung Ancha mengimplementasikan perubahan tersebut, padahal bukanny arti perubahan itu adalah agar lebih baik dari tahun sblmnya y? Dan kalau mau lebih baik itu, harus tau kelemahan2 yg sekarang dan bagaimana hambatan2nya kn??
No.4: Kalau dilihat dari 3 kriteria tersebut kalau boleh saya meringkas yaitu: Keberagaman, Kolektifitas, Transparansi. Itu semua nampaknya menyangkut dengan hubungan terhadap anggota lain secara langsung kn y? Mengapa Bung Ancha tidak memasukkan unsur2 internal seorang pemimpin ideal, seperti kejujuran, tidak angkuh, etc?
Mengenai kepempinan lagi, apakah bung ancha setuju / tidak setuju terhadap statement dibawah ini??
"Seorang pemimpin haruslah seseorang yg harus terlihat mempunyai "power" yg kuat sehingga para anggotanya merasa bahwa dialah yg paling hebat dan pantas menjadi seorang pemimpin yg disegani?"
Regards,
Irsan Pawennei
makasih bung atas tanggapannya...
Untuk Nomor 1: Sebenarnya, saya sudah menjawab ini pada posting saya yang berjudul "Sebuah Renungan (Kritik oto Kritik)". Disitu, saya memberi pengamatan umum ttg apa yang saya liat dan rasakan sebagai mahasiswa di UK ini. Kenapa kemudian saya mebuat jargo, PPI-UK yang Progressif, Modern dan Internasional, karena selama ini, saya belum melihat PPI-UK mengarah kesana. Selain itu, saya juga ada menulis ttg "PPI-UK untuk semua". Kedepannya, jaringan dengan BC saya pikir harus lebih baik lagi, maksud saya, semua mahasiswa Indonesia, yang berencana datang ke UK, harus sudah masuk ke data-base PPI-UK. Ini biar kita bisa melakukan pengkondisian untuk para Mahasiswa tersebut.
Tamabahan: Emang pertemun sebelum berangkat ke Leeds, akan dilakukan bung. Ini juag untuk melihat, mana saja dr AD-ART yang akan disuslkan ada perubahan (Jika, disepakati ada perubahan) dan untuk mem-fix-kan program kegiatan kedepannya.
Untuk Nomor 2: Terima kasih untuk keluasan hatinya bung.
Untuk nomor 3: Bener sekali apa yang bung katakan. Perubahan itu dilihat dari sejarah dan keadaan kekinian. Saya sepakat. Bahwa berdiksui dengan Ado itu penting. Tapi, bukan cuma beliau aja kan yang menjadi pengurus PPI-UK. Saya bisa menanyakan itu dan emang sudah bediskusi dengan bberapa pengurus sebelumnya. Lagian, saya pikir bahwa bung Ado sekarang lagi memikirkan laporan pertanggung jawabannya. Semoag Suskes Bung Ado.
Untuk Nomor 4: terima aksih atas pertanyaan yang menarik ini bung. Sengaja saya tidak memasukkan kriteria seperti itu bung. Saya punya alasannya. Apa yang bung tuliskan, misalnya, Kejujuran, Tidak angkuh, dan lain2, adalah sisi SUBJEKTIF manusia. Sangat sulit untuk mengukur itu bung. Knp saya katakan ini sangat SUBJEKTIF, karena mengukurnya pun harus dengan sisi yang SUBJEKTIF. Misalnya, saya bisa mengatakan bahwa bung juga adalah orang yang jujur, baik dan tidak sombong. Besar kemungkinan, ini lahir dari sisi subejektif saya, karena saya dekat dan selama ini berkawan dengan bung atau berasal dari satu almamater dengan bung. Tapi, bagaimana dengan yang lainnya? Apakah juga mereka memiliki perasaan yang sama? Tentu tidak bung. Knp? karena sebauh hal yang tidak mungkin bahwa kita akan mampu melakukan hubungan subkejtif dengan semua orang, termasuk dengan semua mahasiswa Indonesia di UK. Makanya dalam Posting saya ttg "Sebuah Renungan" itu, saya mengajak kepada kawan-kawan untuk tidak memberikan pilihan politiknya secara subjektif.
Jawaban tentang kepemimpinan:
"saya tidak setuju sepenuhnya dengan pernyataan itu bung. Bagi saya, "power" itu penting. Tapi, jika "power" melahirkan ketakutan, maka ini yang kupikir sangat berbahaya. Karena, jika "power" yang membuat sesorang patuh, maka ini disebut dengan TIRANI. Apa yang kita butuhkan adalah seorang pemimpin yang punya wibawa, wawasan yang luas, memiliki komitmen terhadap kolektifnya. Bagi saya, KOLEKTIFITAS lah yang jadi KUNCI utama, berjalan baik atau tidaknya sebuah organisasi.
Maaf jika kurang memuaskan bung,
Salam Ceria,
ANCHA