Sedikit renungan tentang PPI-UK

Sekedar renungan disaat subuh. Saya ingin mengajak rekan2 sekalian untuk merefleksikan kembali, sebenarnya mau kita bawa kemana PPI-UK ini. Sebagai organisasi yang menaungi seluruh pelajar di UK ini, PPI-UK sebenarnya mempunyai potensi besar yang selama ini tersembunyi dan menunggu peran kita semua untuk mengeksplor potensi  tersebut. Saya pribadi berharap PPI UK bisa menjadi wadah yang bisa mengartikulasikan potensi tersembunyi dari anggota-anggotanya demi bangsa dan negara kita Indonesia.
 
Tanpa mengurangi arti penting dan manfaat kegiatan kumpul2 dan saling silaturahmi sesama warga Indonesia, PPI UK seolah-olah tidak punya taring untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke masyarakat non Indonesia. Kegiatan seni budaya selama ini masih didominasi audiens dari kita sendiri orang Indonesia. Padahal kita punya banyak anggota dengan segala kelebihannya di bidang seni budaya yang bisa kita dayagunakan untuk mempromosikan potensi seni budaya Indonesia kepada khalayak Internasional
 
Disaat kita memikirkan kerjasama PPI Eropa, PPI UK lupa untuk bergaul dengan kalangan organisasi2 asosiasi pelajar Internasional di UK ini. Padahal kita punya sekian banyak anggota yang menuntut ilmu di bidang hubungan internasional dan diplomat muda yang di tangan mereka ini akan kita serahkan diplomasi internasional Indonesia di masa datang.
 
Sikap kritis kita terhadap ketidakberesan yang ada di tanah air juga seakan kehilangan tenaga. Kita terlewat untuk mengawasi kegiatan para petinggi di Indonesia yang datang ke UK ini dengan uang rakyat. PPI UK seakan terdiam dan tidak bersuara apapun ketika banyak ketidakberesan terjadi di Indonesia. Padahal kalau kita lihat ada sekian banyak para aktivis agen perubahan Indonesia yang berada di UK ini.
 
TIIMI dan juga jurnal ilmiah yang dulu pernah dirintis, seolah kehilangan gaungnya untuk mengartikulasikan potensi ilmiah dan akademik dari anggota PPI UK. Padahal kalau ditilik, kita punya sekian mahasiswa riset dari berbagai bidang ilmu yang saya yakin kemampuannya lebih dari rata2.
 
Dari sisi kemandirian organisasi, PPI UK selama ini seolah tidak berdaya apabila tidak mendapatkan dana bantuan dari KBRI. Padahal kalau kita bisa meregisterkan organisasi kita sebagai salah satu organisasi yang terdaftar di UK ini, kita bisa menggaet sekian banyak potensi grant yang disediakan oleh pemerintah UK.
 
Saya sungguh berharap, siapapun ketua PPI UK kedepan nanti adalah seseorang yang mampu membawa dan mengorganisasikan PPI UK untuk menggali dan mengeksplorasi potensi anggotanya yang sedemikian besar tapi masih tersembunyi tersebut. Karena hal besar tersebut mustahil bisa dilaksanakan tanpa kerjasama kita semua. Kepada para wakil PPI cabang dan perwakilan yang akan mewakili cabang/perwakilanny a pada saat mubes nanti, gunakanlah hak suara yang anda miliki untuk sebaik-baiknya kepentingan besar kita bersama.
 
Kepada pengurus saat ini, saya minta maaf sebesar-besarnya kepada anda semua karena belakangan ini saya seolah-olah memojokkan anda sekalian dengan hal-hal terkait transparansi program kerja, rencana anggaran keuangan dan laporan pertangungjawaban agar dipublikasikan di milis dan website. Apabila bahasa yang saya gunakan agak provokatif, memang terkadang hal itu memang saya sengaja agar lebih menjadi perhatian kita bersama. Apa yang saya lakukan tersebut tak lain adalah untuk membudayakan  transparansi program kerja, rencana anggaran keuangan dan laporan pertangungjawaban di PPI UK ini dan tidak untuk memojokkan orang per orang. Selain itu juga untuk membudayakan mekanisme pennyusunan program kerja secara bersama sama dalam rapat kerja PPI UK, sehingga tidak mudah dibelokkan untuk kepentingan2 tertentu oleh beberapa individu. Saya pribadi berterima kasih kepada anda semua yang telah meluangkan waktu yang sedemikian banyak untuk mengurusi PPI UK. Bagi saya, adalah hal yang wajar kalau selama ini pengurus masih mempunyai kekurangan, tapi yang terpenting adalah bagaimana caranya kita bersama-sama menutup kekurangan tersebut di masa datang.
 
Muslich
Nottingham

 

Sponsored By

    

University Lists

      

            

      

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer