Palapa Network

More >>

 

Indonesian Scholars International Convention 2013

Indonesia Port Corporation

Sekolah..sekolah..sekolah..dan terus sekolah sampai tingkat master secara langsung itu nampaknya sudah biasa dilakoni oleh sebagian banyak pelajar Indonesia di UK ini, namun perlu diingat melanjutkan sekolah juga merupakan salah satu alternatif untuk mencapai karir yang lebih baik di masa depan,  kesempatan emas inilah yang melatarbelakangi Aditiya Irfan Rahman tak ragu untuk memberanikan diri melanjutkan studi di Inggris ketika perusahaan dimana ia bekerja membuka kesempatan beasiswa bagi karyawan-karyawannya.

Semenjak lulus dari program sarjana Teknik Industri-ITB dua tahun lalu, pria asal Jakarta ini telah bekerja selama 2 tahun di PT. IPC (Indonesia Port Corporation – atau yang dahulu lebih dikenal dengan PT.PELINDO II). Saat ini dia adalah fresher student program MSc Operation and Supply Chain Management di Newcastle University terhitung dari bulan Oktober 2012 ini.  

“Wanting to enhance my knowledge and skill related to supply chain business process to support my next career, also want to add more experiences to life abroad and know more people from very different backgrounds” diakui oleh Adit sebagai motivasi utamanya untuk melanjutkan studi di Inggris.

Lantas bagaimana sih caranya? Berdasarkan penuturan dari Adit, proses seleksi beasiswa yang diadakan oleh perusahaannya terdiri dari beberapa tahapan:

  1. Seleksi administrasi perusahaan; melingkupi persyaratan minimal lama masa kerja selama dua tahun atau menyertakan rekomendasi direksi jika masa kerja belum mencapai dua tahun, nilai performa kerja bulanan lebih dari rata-rata dengan parameter absensi dan pemenuhan target-target kerja yang ditetapkan ditambah dengan rekomendasi dari atasan serta rekan sejawat.
  2. Lolos seleksi bahasa inggris dan psikologi.
  3. Diterima di universitas yang dituju; pilihan universitas serta jurusan disesuaikan dengan jenjang karir serta diarahkan oleh pihak perusahaan.
  4. Jika telah diterima oleh universitas tujuan, proses diakhiri dengan pengurusan adiministrasi keberangkatan menyangkut cuti kerja, surat perjalanan dan lainnya.

Komponen beasiswa yang diberikan pihak perusahaan untuk mendukung proses studi Adit di Inggris meliputi tuition fee, living cost bulanan, book & internet fee serta tiket penerbangan pulang pergi dari Indonesia ke Inggris.

Layaknya beasiswa dinas lainnya, beasiswa program management trainee development program PT.IPC ini juga menerapkan aturan ikatan kerja selama 8 tahun setelah menyelesaikan studi bagi para karyawan penerima beasiswa dan jika karyawan memutuskan untuk tidak memenuhi ikatan kerja tersebut pasca studi maka diwajibkan untuk membayar biaya denda ganti rugi sebanyak tiga kali biaya beasiswa yang telah didapat.

Pada tahun ini, tak hanya Adit sendiri yang beruntung dapat melanjutkan studi di Inggris dengan berbekal beasiswa PT. IPC tetapi tercatat sebanyak 11 orang karyawan PT. IPC yang bersama-sama Adit ikut menempuh pendidikan master di Inggris yang tersebar di beberapa universitas berbeda; Liverpool Jhon Moores University sebanyak 6 orang, Newcastle University dan Plymouth masing-masing 2 orang serta seorang di Southampton University. Program beasiswa yang memang rutin diberikan setiap tahun ini juga mengirimkan beberapa karyawan PT. IPC untuk melanjutkan studi di negara lainnya seperti Belanda dan China.

Kesempatan untuk menuntut ilmu tak melulu harus dilakukan secara simultan berurutan setelah menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana di tanah air, melalui penuturan pengalaman Adit ini terbukti bahwa dengan menjadi karyawan yang berkompetensi di perusahaan nasional juga membuka kesempatan ganda; melanjutkan studi ke luar negeri sekaligus meniti karir lebih baik di masa depan. Iya gak? So, jika ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi lagi bersamaan dengan kejelasan karir yang akan ditempuh mengapa gak coba aja mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang memang rutin memberikan beasiswa pada para karyawannya?.

Kontak untuk informasi lebih lanjut:

Aditiya Irfan Rahman

General Manager Deputy's Staff

Operation Terminal III

PT Pelabuhan Indonesia II

Email: irfan.aditiya@gmail.com

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer